Previous Chap :

Alunan musik Jazz menggema ketika JaeJoong memasuki cafe tersebut. Ia mengedarkan pandangannya mencari sang tuan rumah. Ia terlebih dahulu menyapa orang-orang yang ada disana -yang dikenalnya- sebelum menemukan sang tuan rumah.

Ia berbincang dan tetap mencari keberadaan orang itu.

‘ahh itu dia, tetap cantik.. seperti biasa’ pikir JaeJoong.

Ia melambaikan tangannya pada wanita itu dan menghampirinya.

…….

…….

Enno KimLee Presents

“Come back to me, Jae – Chap 4 (End)”

Main Cast : YunJae

Slight : ChangKyu, YeWook

Rate : T+

Warn : Boy x Boy, angst (?), romance, alur sesuka hati

Yang ga’ suka yaoi, ga’ suka YunJae, langsung klik back aja.

No bash.. No flame.

No copy-paste.

Saya cinta damai.

*******

Semua Cast punya Tuhan, agency-nya masing-masing, orang tua, saudara-saudara mereka, fans, serta shipper.

YunJae saling memiliki..

YunJae saling melengkapi..

Hanya cerita ini yang milik saya

Happy Readiiiiing 🙂

******

“ah My Hero~” ujar Ayumi dan memeluk JaeJoong sebagai ucapan salam.

JaeJoong pun menyambut pelukan Ayumi. Ia memberi selamat dan memberi hadiah kecil untuknya. Sebuah jepit rambut berwarna merah, dan memakaikannya langsung pada rambut halus Ayumi.

“cantik Yumi~ seperti biasa” ujar JaeJoong dan Ayumi tertawa.

Mereka berbincang dan duduk di bar kecil. Ayumi pernah menyatakan bahwa ia menyukai JaeJoong. Tapi Ayumi tau jika JaeJoong, nama asli Hero sama seperti TOP dan GD.

Dan pada akhirnya, mereka memutuskan menjadi teman dekat.

Tidak bisa mendapatkannya , bukan berarti tak bisa dekat dengannya bukan?

Yuph.. itulah yang dipilih Ayumi, agar dia selalu bisa berdekatan dengan JaeJoong. Lalu perlahan merubah perasaannya dengan kagum. Kagum karna bakat dan keahlian JaeJoong, serta pribadinya.

*******

Yunho merebahkan tubuhnya setelah membersihkan diri setiba di rumah. Ia mengambil handphonenya yang ada di meja nakas. Menghubungi JaeJoongNya.

“Yeob.. Boo~ kau ada dimana eoh? Berisik sekali” ujar Yunho ketika mendengar musik berdentum agak keras di telfon JaeJoong.

“aku masih di cafe Ayumi, Yunho-ah. Pestanya belum selesai, ramai sekali” jawab JaeJoong agak berteriak.

“Yunho.. Kau sudah di rumah? Sudah makan?” tanya JaeJoong.

“sudah dari 1 jam yang lalu, aku juga sudah makan. Tadi dalam perjalanan, umma memesan makanan, dan setiba di rumah, makanan datang. Kau jangan banyak minum, oke?” ucap Yunho.

JaeJoong terkekeh..

“kau lupa jika aku lebih hebat dari kau huh? Aku tak akan mabuk” jawab JaeJoong.

“aku tau itu tapi.. Jangan pulang larut Boo. Bukankah besok kau akan bertemu klienmu” ujar Yunho mengingatkan.

JaeJoong melirik jam tangannya, pukul 11.30 malam.

“ahh ternyata sudah hampir tengah malam, tak terasa. Baiklah.. Aku mau pamit saja. Dan kau tidurlah. Besok juga kau ada rapat penting kan” ujar JaeJoong yang kali ini mengingatkan Yunho.

“hum.. Saranghae Boo~”

“nado saranghae, Yunnie~”

*******

1 bulan kemudian..

Seorang pria paruh baya dan seorang pria muda memasuki ruangan mewah bergaya Eropa. Berjalan beralaskan karpet merah sepanjang 50 meter. Mereka menjadi pusat perhatian berpuluh pasang mata yang menatap penuh kekaguman.

Kagum oleh seorang pria yang mengenakan tuxedo putih dengan sedikit sentuhan warna merah pada sapu tangan yang sedikit mencuat. Wajah yang tetap mempesona walau di rias samar.

Bibir merahnya yang semakin menggoda tatkala di lapisi lip gloss. Mata bulatnya yang semakin tajam karna diberi sentuhan eyeliner. Rambut brunette nya, warna yang sengaja di pilih agar sama dengan pria yang menunggunya di ujung karpet merah.

Menampilkan senyuman indah bagaikan pelangi di sore hari. Menunjukkan raut wajah bahagia ketika “saat ini” tiba.

Kim JaeJoong.. Ia berjalan bersama Kim Dong Jun, sang Appa. Melangkah pasti menuju seorang pria di depan sana, Jung Yunho.

Yunho yang sejak pintu ruangan terbuka tak mengalihkan pandangannya pada sosok yang sangat dicintai itu, kini menampilkan senyumannya. Ia mengenakan tuxedo putih dengan sapu tangan hitam. Di rias sedemikian rupa hingga membuat matanya terlihat agak besar tapi tetap tajam. Sungguh pas dengan pembawaannya yang tegas.

Jika JaeJoong terlihat mempesona, cute, manis. Maka Yunho mempesona, tampan, berkarisma, manly.

Keduanya tampak serasi..

Appa Kim menyatukan tangan JaeJoong dan Yunho, lalu berjalan menuju bangku tempat istrinya berdiri. Menyerahkan JaeJoong sepenuhnya pada Yunho. Pria yang dulu membuatnya marah ketika kesalahpahaman yang membuat JaeJoong meninggalkan keluarganya tanpa kabar selama 2 tahun. Karna pada tahun ke 3, kekasih anak ke 2 nya menemukan jejaknya.

Kim Jong Woon yang kala itu menghadiri undangan peluncuran album baru mewakili agency musiknya bertemu dengan penyanyi Jepang terkenal, Ayumi Hamasaki. Tanpa di sangka, JaeJoong merupakan salah satu komposernya. Sejak itulah.. Keluarga Kim mengunjunginya di Jepang, tanpa sepengetahuan Yunho, sampai saat ini.

Tuan Kim sempat kaget ketika JaeJoong mengabarinya bahwa ia menerima lamaran Yunho dan akan menikah. Tapi ia dengan lapang dada menyetujuinya. Bukankah Yunho tak pernah menghianati anaknya? Ahh ini semua gara-gara wanita itu, Go Ara.

*******

Suara alunan piano yang dimainkan Kim Ryeowook, dongsaeng Kim JaeJoong membuat para tamu terbuai. Ia memainkan clair de lune dari Debussy. Sangat indah..

“Jung Yunho.. Kim JaeJoong.. Apakah kalian bersedia saling mendampingi pasanganmu saat ia sakit atau sehat. Selalu bersama saat senang maupun susah. Membagi tawa dan sedihmu. Menautkan janji di hadapan sang pencipta sampai ajal memisahkan?” ucap sang pendeta di depan altar suci.

“Saya bersedia..” ucap Yunho dan JaeJoong bersamaan. Mereka menoleh, dan tersenyum.

Pendeta memberi tanda agar pendamping pengantin memberi cincin pernikahan. Yunho dan JaeJoong bergantian menyematkan cincin perak nan klasik itu.

“Dengan ini, saya sahkan kalian sebagai pasangan. Jagalah janji suci kalian. Tuhan memberkati” ucap pendeta menyatukan tangan mereka berdua.

“silahkan mencium pasangan Anda.. Semoga bahagia” tambah sang pendeta.

Mereka saling berhadapan.. Saling menatap ke dalam manik mata masing-masing.

Yunho menangkupkan tangan besar nan hangatnya pada pipi JaeJoong. Mengelusnya perlahan..

Cup..

Yunho mengecup keningnya cukup lama, menyalurkan kebahagiaannya, dan JaeJoong memejamkan matanya.

Lagi.. Suara alunan piano membuat Yunho tersenyum dan melepas kecupannya. Ia menghadap ke tamu undangan dan membungkuk tanda ucapan terima kasih dan hormat.

*******

Gemerlap lampu diskotik memanjakan mata para tamu undangan. Cahayanya memancarkan keindahan di ruang megah nan temaram. Dentuman musik Mirotic dari TVXQ membuat beberapa pasangan mulai meliuk-liukan badannya, tak terkecuali pasangan pengantin baru Jung Yunho-Jung JaeJoong.

“Jae hyung~” suara teriakan menghentikan pergerakan tubuh JaeJoong, ia menoleh.

“kau baru datang Kyu? Kenapa tak datang saat upacara pernikahan huh?” tanya JaeJoong membuat Kyuhyun tersenyum.

“Kami hari ini ada fitting hyung, aku akan menyusulmu” jawab Kyuhyun sambil memeluk lengan Changmin yang baru saja tiba.

Changmin yang baru tiba tentu saja menautkan alisnya, bingung.. Yunho yang melihatnya segera menjelaskan.

“Kyu bilang, kalian akan menyusul kami Min. Kapan itu?” jelas Yunho sambil bertanya.

“nee hyung~ Menunggu hasil tes kerja ku di London dan Paris, 2 atau 3 bulan lagi” jawab Changmin seraya melingkarkan tangannya di pinggang Kyuhyun.

“kalian akan menikah disana? Kenapa tidak di sini saja, Belanda?” tanya JaeJoong.

“kami menikah di Jepang hyung.. Lalu akan tinggal di tempat ku bekerja nanti” jelas Changmin.

“aku juga menyarankan menikah di Jepang, tapi Yunho tak mau. Dia memilih Belanda tapi memang tak dapat di pungkiri jika tempat ini sungguh indah” ucap JaeJoong.

“Bukankah dulu kau bilang ingin liburan ke Belanda bersamaku Boo? Sekarang aku membawamu kesini dan menikahimu, sekaligus bulan madu. Bukankah ini mengesankan hmm?” ujar Yunho berbisik, memeluknya dari belakang. Menyeruakkan kepalanya ke bahu dan leher JaeJoong.

Changmin dan Kyuhyun terkekeh melihat kedua hyungnya.

“Jae hyung.. Sepertinya Yunho hyung sudah tak tahan. Ia ingin segera melahapmu, uhh” ucap Kyuhyun terhenti ketika Changmin melakukan hal yang sama seperti Yunho.

“Kyu~ sepertinya aku juga ingin melahapmu” ujar Changmin berbisik.

“anniya Minnie~ kau berjanji tak kan melakukannya saat kita liburan disini. Aku tak mau berdiam di kamar hotel” jawab Kyuhyun setelah memutar tubuhnya menghadap Changmin.

“aku tau Kyunnie~ tapi biarkan hanya malam ini, otte hmm?” tak menyerah, Changmin mencoba membujuk Kyuhyun.

Perlahan, tangannya masuk ke dalam jaket Kyu, ia mengelus punggungnya yang terbalut kaos tipis. Memberi rangsangan kecil dan berhasil. Kyuhyun menganggukan kepalanya.

Dengan segera, Changmin mengeluarkan tangannya dari jaket Kyu. Ia pamit pada Yunho dan JaeJoong yang telah kembali meliuk-liukan, menempelkan badan mereka mengikuti alunan Trouble Maker dari …

Mereka menuju kamar yang telah dipesankan oleh Yunho untuk para tamu selama 3 hari ke depan.

*******

Jika kita melihat ke sudut lain ruangan, ada sepasang kekasih yang sedang making out. Yoochun dan Junsu. Mereka memutuskan akan bertunangan 1 bulan lagi.

Di konter bar, ada Yesung dan Wookie yang asik berbincang. Lalu Yunho dan JaeJoong menghampiri mereka, duduk berpangkuan. Membuat Wookie mendengus dan Yesung terkekeh melihat baby nya seperti itu.

JaeJoong pun terkekeh melihat dongsaengnya sekarang mempoutkan bibirnya. Dengan gemas, ia menarik kedua pipi Wookie, membuatnya mengaduh.

“hyung, sakit~ lepaskan” ujar Wookie ketika JaeJoong menggerakan tarikannya ke atas dan ke bawah.

“lepaskan Jae.. Bisa rusak pipi babyku” ucap Yesung.

JaeJoong melepaskan cubitannya. Dan mengangkat jari tengah dan telunjuk membentuk V tanda damai.

“Yesung hyung, terima kasih atas pengertianmu yang mengizinkanku menikahi JaeJoong terlebih dulu. Padahal kalian sudah 2 bulan bertunangan” ucap Yunho mendirikan JaeJoong dan membungkukkan badan.

“ya.. Harusnya kau beri tau kami ketika mau melamar JaeJoong. Bukan memberi kabar setelah melamar. Untung kami baru menyiapkan pesta pertunangan, kalau pernikahan, aku tak mau menunggu tahun depan. Kalian yang harus menunggu, bukan begitu baby?” ujar Yesung yang di iyakan Wookie.

“nee~ maafkan hyung ya baby~” jawab JaeJoong mengikuti gaya Yesung memanggil Wookie.

“ya hyung! Jangan memanggil ku seperti itu. Aku tak suka!” ujar Wookie.

“aigoo~ jadi kau hanya suka jika Yesung hyung yang memanggilmu begitu hmm? Pilih kasih sekali~” ucap JaeJoong.

“Boo~ sudahlah. Jangan menggoda Wookie lagi. Lihat, mukanya memerah” ucap Yunho terkekeh -menggoda-.

Mari kita lihat mengapa Wookie mukanya memerah..

Saat ini Wookie duduk di pangkuan Yesung. Sama seperti JaeJoong yang duduk di pangkuan Yunho, dengan lengan Yunho melingkari pinggang ramping JaeJoong dengan kepala di bahunya.

Sedangkan Yesung?

Ohh tangannya memang melingkari pinggang mungil Wookie, tapi mulutnya sibuk memberi tanda kepemilikan di bahu dan leher Wookie karna kerah bajunya yang agak lebar.

Sedangkan TOP, GD, Ayumi, Bom, serta Dara, mereka baru bisa datang esok pagi.

Acara malam ini memang di khususkan untuk anak muda.. Sedangkan para ahjumma dan ahjussi, atau para orang tua berpesta tadi siang setelah upacara pemberkatan.

Hingar bingar suasana malam ini senada dengan kebahagiaan mereka.

Setelah menjalani 4 tahun hubungan dan tiba-tiba kandas.

Terpisah selama 3 tahun karna kesalahpahaman.

Menunggu beberapa bulan untuk menyelesaikan pekerjaan.

Mencoba mengikuti jalan yang di tulis sang pencipta. Kini mereka -Yunho dan JaeJoong- bersatu kembali dalam ikatan suci pernikahan.

Tak sia-sia pengorbanan yang mereka lakukan bukan?

Karna di balik kejadian itu semua.. Kini mereka menggapai kebahagiaan yang dulu mereka rancang bersama.

…The End…

ahh selesai juga ff chap pertamaku #pelukYunJae

Yosh.. tebar confetti bwt nikahan YunJae ^_^

Wanna Gimme your Review…??

Iklan