Ryeowook kaget ketika ia membuka mata di pagi hari, ia melihat Yesung berada di kamarnya.

Perlahan, Yesung menghampiri Ryeowook dan mengelus surai brunettenya.

…….

…….

Enno KimLee Presents

“Sweet Moment”

Main Cast : YeWook

Rate : T

Warn : Boy x boy, romance, fluffy

Yang ga’ suka yaoi, ga’ suka YeWook, langsung klik back aja.

No bash.. No flame.. No copy-paste.

Saya cinta damai.

 *******

Semua Cast punya Tuhan, agency-nya masing-masing, orang tua, saudara-saudara mereka, fans, serta shipper.

YeWook saling melengkapi..

Berharap Yesung punya saya, tapi tidak mungkin karena Yesung milik Ryeowook.

Hanya Cerita ini yang milik saya

Happy reading… 🙂

*******

Kicauan burung membuyarkan kesunyian pagi di musim semi. Memeriahkan suasana pagi di apartement Kim bersaudara yang sunyi.

Bias mentari menghangatkan kala angin yang berhembus membawa uap dingin sisa hujan semalam. Sinarnya menerobos celah ventilasi kamar bernomor 304.

Seorang lelaki bersurai brunette menggeliatkan tubuhnya di balik selimut. Mengerjapkan matanya ketika sinar mentari menerpa wajahnya.

“pagi chagiya~”

Sebuah suara baritone membuatnya lebih mempererat pelukannya pada guling kesayangannya.

“Yesung hyung~” ucap lelaki di balik selimut dengan manja saat mendengar suara yang sangat di rindukannya.

“nee baby Wookie~ ini hyung” jawab lelaki yang di panggil Yesung pada lelaki yang masih berada di balik selimut.

Wookie tersentak, kaget..

Ia perlahan bangun dan duduk di kasurnya. Mengusap-usap matanya dan mengerjap.

Menggemaskan..

Tapi dalam sekejap, kedua matanya terbelalak saat melihat pemilik suara yang di rindukannya sedang duduk di depan meja belajarnya.

Ternyata suara itu nyata.. bukan mimpi.

Yesung yang melihat sang kekasih termenung, segera beranjak dari kursi. Ia berjalan menghampiri Wookie dan mengelus surai brunettenya dengan lembut.

“kaget hemm?” Yesung bertanya dan duduk di pinggir tempat tidur.

Wookie yang sadar setelah merasa sentuhan lembut di kepalanya, mengangguk. Ia kemudian mem’pout’kan bibirnya dan menghambur kepelukan Yesung yang merentangkan tangannya.

Memeluk Yesung yang 2 minggu ini tak ditemuinya. Menghirup aroma mint menyegarkan yang menguar dari tubuh Yesung.

“tentu saja hyung~ kau bilang pekerjaanmu belum selesai dan menunda kepulanganmu 3 hari lagi. Tapi mengapa sekarang kau ada disini?: tanya Wookie setelah melepaskan pelukannya.

*******

Yesung menyandarkan tubuhnya yang lelah di kepala ranjang. Mengukir sebuah senyuman yang membuat Wookie ikut tersenyum.

“hyung sengaja memberi kejutan untukmu baby~ bekankah kau suka jika hyung beri kejutan humm?” Yesung menatap Wookie dan mengerlingkan matanya -menggoda-.

“Tsk~..” Wookie berdecak.

“nee.. aku suka. Lalu sejak kapan kau berada dikamarku hyung?” Wookie melihat jam bergambar kura-kura di dinding kamarnya.. “ini baru jam tujuh pagi, memang kau sampai Korea jam berapa hyung?”

“aku disini dari 15 menit yang lalu. Tadi setelah membukakan pintu untukku, Heechul hyung menyuruhku langsung ke kamarmu saja. Dan ia pamit pergi, tumben sekali ia  pergi pagi-pagi” jawab Yesung menjelaskan.

Perlahan.. Yesung membaringkan tubuhnya. Meletakkan kepalanya di pangkuan Wookie yang duduk melipat kedua kakinya, lalu memeluk pinggangnya -bermanja-.

Wookie yang melihat kelakuan Yesung hanya tersenyum. Ia sudah terbiasa dengan sikap Yesung yang seperti ini. Perlahan ia mengelus rambut Yesung.

“kenapa kau tak ke apartemenmu saja hyung? Hanya bersebrangan kan” ucap Wookie.

“karna bersebrangan, maka itu aku langsung kesini saja. Sekalian melihat wajah babyku saat tidur” ucap Yesung yang telah membalikkan tubuhnya menghadap Ryeowook.

“yaa, aku tau jika aku tetap tampan walau sedang tidur” ujar Wookie sambil menguap.

“masih mengantuk eoh?” tanya Yesung sambil mendudukkan dirinya.

“jelas hyung.. aku tidur jam 2 pagi. Salahkan Heechul hyung yang memintaku membantu tugas kuliahnya yang dikumpul hari ini. Aku yakin, ia pergi sepagi ini karna tugasnya belum selesai” jawab Wookie.

Yesung melepas jas dan menaruhnya di tiang ranjang. Melepas dasi dan meletakkannya di meja nakas. Membuka beberapa kancing kemeja dan menggulung lengan panjangnya. Lalu merebahkan tubuhnya -lagi- disamping Wookie yang terdiam.

*******

“kenapa diam baby? kemari..” ucap Yesung sambil menarik tangan Wookie, membuatnya kembali berbaring dan membawa ke pelukannya.

“tidurlah.. Hyung akan menemanimu” ucap Yesung yang mulai memejamkan matanya.

“tapi aku ada kuliah jam 10 nanti hyung” jawab Wookie sambil menyamankan diri dalam pelukan Yesung.

“bolos sekali, tak apa baby~” jawab Yesung.

Wookie bergumam.. Ia pun kembali memejamkan matanya.

Perlahan Yesung menyibak rambut Wookie dikeningnya lalu menciumnya.

Tak usah menunggu waktu lama, mereka pun sudah masuk ke dalam dunia mimpi dari deru nafas yang teratur.

Tak usah di tanya pula, apa yang mereka impikan.

Terlihat dari senyum yang terukir di bibir Wookie yang tertidur, dapat di pastikan jika ia mimpi indah.

Mimpi berlibur ke Kanada berdua mungkin?

..The End..

Saya datang dengan ff baru sebelum puasa..

Entah kenapa, saya ingin membuat cerita seperti ini, padahal cerita “Jeaolous…?? (YeWook Story)” lagi buyar idenya.

Daripada di lempar ddangko ma Yesung oppa, lebih baik saya tulis cerita ini.

Yosh.. sekian cuap-cuap saya.

Wanna Gimme your Review…??

Iklan