Enno KimLee Presents

“Me & U”

Main Cast : YeWook

2 Shot

Rate : T

Warn : BoyxBoy, family, drama, fluffy, alur sesuka hati

Don’t Like..?? Don’t Read..!!

If you’ve read, please leave a comment

It’s easy, Right?

No CoPas.. Okeh..

.

.

.

YeWook saling memiliki.

YeWook masih terikat SM Ent.

YeWook punya orang tua, saudara-saudara nya, serta shipper.

Tapi Yesung punya saya, dan cuma dengan Baby Wookie saya rela berbagi.

Dan cerita ini milik saya.

Aku berbaring di atas tempat tidurku yang cukup luas. Aku mendekap bantal dan menatap langit-langit kamar. Perlahan kedua sudut bibirku terangkat, aku tersenyum. Bahagia.

Aku tak menyangka akan menjalani hari seperti ini. Aku dan Yesung hyung menghabiskan waktu berdua hampir seharian.

Ada beberapa hal baru yang kutahu tentang Yesung hyung. Pertama, lelaki itu sangat suka akan photographi. Kedua, ia suka mendengarkan musik sambil belajar dan makan kentang goreng. Dan yang terakhir, bulan lalu ia terpilih sebagai mahasiswa yang mewakili kampusnya dalam mengisi acara saat pembukaan Cafe milik model cantik -yang ternyata sunbae di universitasnya- Sandara Park, kuakui memang suara Yesung hyung sangat merdu. 

Senyumku memudar kala teringat aku dan Yesung hyung ternyata memiliki banyak perbedaan. Selain perbedaan usia, tentu saja.

Ahh~ memikirkan itu membuat hatiku gundah.

Hmm, lebih baik aku kembali mengingat kebersamaan kami hari ini. Saat kami di cafe dan toko buku.

Sudah seminggu berlalu sejak kami pergi bersama dan kami belum bertemu kembali. Minggu lalu ia memang bercerita bahwa bulan depan di kampusnya akan ada acara dan ia kembali diminta untuk mengisi acara tersebut.

“Ryeowook-ah~” aku terlonjak saat mendengar suara yang begitu jelas di telingaku.

“Maaf mengagetkanmu. Bibi sudah memanggilmu dua kali tapi kau tetap berjalan”

Aku hanya bisa tersenyum kikuk saat mendapati umma dari Yesung hyung yang memanggilku. “Maafkan aku, bibi,” ujarku akhirnya.

“Oh, bibi sudah pulang?. Aku dengar dari Yesung hyung, bibi sedang mempersiapkan pembukaan butik untuk musim gugur nanti”

“Yesung sudah cerita ya? Ish, anak itu. Apakah ia bercerita saat menemanimu membeli buku hmm?”

Aku mengerjapkan mata beberapa kali, Umma Yesung hyung mengetahui kebersamaan kami minggu lalu?

Aduh.. Bagaimana ini?

Apakah ia akan melarangku pergi bersama Yesung hyung? Semoga saja tidak.

“Yesung hyung berbaik hati menemaniku saat itu dan kami sedikit bercerita” jawabku akhirnya.

“Aku senang jika Yesung benar seperti itu. Ia jarang bersikap dengan sebagaimana mestinya terhadap orang lain. Banyak yang bilang bahwa Yesung orang yang dingin”

“Aku juga berpikir seperti itu. Saat kalian baru pindah kemari, jika aku menyapa Yesung hyung, ia pasti hanya menjawab ‘hmm’. Ia-”

Aku menutup mulutku saat tersadar bahwa aku sedang berbicara dengan ibu dari orang yang aku bicarakan. Menatap bibi Kim dengan raut wajah menyesal. “Maaf, bi”

Umma Yesung hyung hanya tersenyum melihat tingkahku. “Bibi sudah sering mendengarnya, jadi tak usah meminta maaf. Ah ya, bibi harus segera kembali ke butik, sampai bertemu kembali, Ryeonggu”

Aku menganggukkan kepala sebelum Umma Yesung hyung mengecup lembut keningku. 

One day after 2 years,

“Hyungie, bangun” ujar lelaki bermata bulat dengan lirih.

Tangan kirinya menepuk lembut lengan yang terbalut selimut dan tangannya yang bebas sedang mengambil remote AC di meja nakas. Setelah memberikan beberapa tepukan, lelaki yang berada di balik selimut mengerjapkan matanya.

AC sudah dimatikan dan lelaki bermata sipit itu sudah duduk bersandar kepala ranjang. Mengamati seseorang yang duduk dihadapannya. Sang kekasih hati.

“Cuci muka dan segeralah ganti baju, hyung. Bajumu sudah kusiapkan didalam kamar mandi” ujar lelaki yang ditatap intens dan beranjak untuk membuka jendela.

“Ini masih terlalu pagi untukku pergi ke kampus, Ryeowook-ah”

“Aku mengajakmu lari pagi, bukan menyuruhmu ke kampus. Ini hari sabtu, Yesung hyung

Yesung menggeliat dan kembali berbaring setelah menarik selimut ungunya. Membuat Ryeowook menghela nafas. Kim Yesung itu memang paling sulit diajak olahraga pagi.

“Hari ini hyung harus ikut lari pagi,” Ryeowook berkata sambil menarik kembali selimut yang dipakai Yeusng dan mengguncang tubuh kekasihnya.

“Baiklah sayang tapi tunggu hingga jam 7 ya. Ini masih jam 6 kan,” ujar Yesung dan tiba-tiba menarik Ryeowook ke dalam pelukannya.

Ryeowook mengaduh sedangkan Yesung terkekeh. Ia ingin duduk tapi lelaki itu malah mempererat pelukannya. “Tanganmu, hyung,” ujar Ryeowook seraya menatap Yesung.

Oh sesungguhnya Ryeowook suka sekali dengan pelukan Yesung. Kekasihnya itu sangat jarang memeluknya dengan inisiatif sendiri. Saat berdua, Yesung lebih sering menggenggam tangannya.

“Hyung suka jemari lentikmu, sayang” itulah jawaban saat ditanya kenapa kekasihnya itu suka sekali menggenggam tangannya.

Hyung, ak-“

Ucapan Ryeowook terputus saat Yesung membawa jemarinya untuk dikecup. 

Hyung rindu, sayang”

Mereka berpandangan dan tersenyum kemudian. Ryeowook mengusap pipi kekasihnya yang terlihat lebih tirus dari terakhir mereka bertemu lalu mengecupnya lembut. Sabtu ini adalah pertemuan mereka setelah satu bulan mereka tak bertemu karena kesibukan masing-masing.

Hanya dengan saling menatap, Ryeowook sudah mengerti akan rasa itu. Karena ia pun sama, merindukan Yesung hyungnya.

.

.

.

 FF ini untuk Kim Ryeowook yang sudah selesai Wamil.

Untuk Yesung yang sudah update momentnya bersama Ryeowook.

Dan untuk kalian yang masih setia dengan pasangan ini.

.

.

Last,

Wanna give me a Review…??