Enno KimLee Presents

“About You”

Main Cast : YeWook

Slight : Kyuhyun

Rate : T

Warn : BoyxBoy, drama, fluffy, alur sesuka hati

Don’t Like..?? Don’t Read..!!

If you’ve read, please leave a comment

It’s easy, Right?

No CoPas.. Okeh..

.

.

.

YeWook saling memiliki.

YeWook masih terikat SM Ent.

YeWook punya orang tua, saudara-saudara nya, serta shipper.

Tapi Yesung punya saya, dan cuma dengan Baby Wookie saya rela berbagi.

Dan cerita ini milik saya.

 

Kim Ryeowook / Nathan Kim

21 Juni 1987

YES :

  • Memasak
  • Bermain piano
  • Jalan-jalan
  • Ice cream, coklat, strawberry
  • Wine (Toleransi alkoholnya tinggi)

NO :

  • Rumah sakit
  • Cuaca panas
  • Ruangan yang berantakan

.

.

Ryeowook kembali mengedarkan pandangannya pada kamar Yesung yang bernuansa klasik itu. Setelah Yesung memperlihatkan fotonya yang bersama Kyuhyun, sang kekasih meninggalkannya di dalam kamar sendirian.

Benar kata Kyuhyun, kekasihnya itu lelaki yang tidak romantis. Selain Yesung memang jarang mengajaknya berkencan di akhir minggu. Buktinya saja saat ini, Yesung memberitahunya bagaimana bisa kekasihnya itu mengetahui tentang dirinya.

Ryeowook berharap bahwa Yesung menjawab dengan : “Tentu saja hyung tahu, hyung kan memperhatikanmu.”

Tapi nyatanya, yang didapati Ryeowook adalah, Yesung memberikannya sebuah foto dengan informasi dirinya yang tertulis dibalik foto tersebut. Salahkan saja rasa penasarannya yang tinggi walau 1 tahun sudah berlalu.

Ryeowook masih penasaran, Bagaimana bisa Yesung memintanya menjadi kekasih ketika mereka dipertemukan dikali ketiga?

Awalnya, mereka memang diperkenalkan oleh Kyuhyun. Tentu saja maknae evil itu sudah memberitahunya lebih dahulu. “Ingin mengenalkan kakak sepupuku yang baru saja datang dari Jepang,” ujar Kyuhyun waktu itu.

..

..

..

“Ryeowook hyung, dari mana saja sih?,” ujar Kyuhyun saat Ryeowook berada dihadapannya.

Kyuhyun menoleh pada Yesung yang duduk disampingnya dan berkata, “Yesung hyung, ini Wookie hyung, sunbae sekaligus rekan kerjaku di cafe nanti.”

“Kim Yesung,” ujar Yesung seraya mengulurkan tangannya pada Ryeowook.

Kyuhyum kembali menatap Ryeowook dan berkata, “Ini kakak sepupuku yang minggu lalu datang dari Jepang.”

Ryeowook menganggukan kepalanya dan kemudian menyambut uluran tangan Yesung. “Kim Ryeowook, salam kenal, Yesung hyung,” ujarnya.

“Wookie hyung punya suara yang indah loh, apalagi jika ia juga memainkan piano, mau dengar tidak?”

Aww~

Yesung tersenyum simpul melihat bagaimana wajah Ryeowook saat mencubit lengan atas Kyuhyun. Oh benar kata Kyuhyun, Ryeowook itu ekspresif sekali, cocok dengannya.

“Hmm!,” Yesung berdeham, membuat dua orang didepannya menghentikan perdebatannya.

Wajah Ryeowook berwarna merah samar, uh dia malu. Sedangkan Kyuhyun meletakkan kedua tangannya dipinggang dan menghela nafas sejenak sebelum berkata, “Baiklah Wookie hyung, kau ingin memberikan kue apa untuk perkenalan ini?”

Nah, kali ini Yesung setuju dengan ide Kyuhyun. Mengenalkannya dengan Ryeowook sebelum pembukaan resmi cafe mereka minggu depan.

..

..

..

“Beri aku nomer ponsel Ryeowook”

Kyuhyun menghentikan gerakan tangannya pada remote televisi ketika Yesung meletakkan cangkir lattenya diatas meja. Mereka saat ini berada di apartement Yesung. Kyuhyun rencananya akan menginap disana karena besok cafenya akan resmi dibuka.

Yesung berdeham dan menyandarkan tubuhnya perlahan pada sofa. Ia melihat Kyuhyun dari sudut matanya yang tidak mengeluarkan ponsel atau bergerak sedikitpun setelah ucapannya tadi. Ada yang salah dengan ucapanya?, pikir Yesung.

“Kyu,” ujar Yesung seraya menepuk bahu adik sepupunya itu.

Kyuhyun menghela napas dan meletakkan remote pada meja didepannya. Ia menyamankan duduknya lalu menonton acara yang sedang ditayangkan televisi di depan sana. “Kenapa kemarin hyung tidak memintanya sendiri, eoh?,” ujarnya kemudian tanpa menatap kakak sepupunya.

“Meminta kontaknya dipertemuan pertama kita? Bagaimana jika nanti ia tidak suka padaku huh?”

“Oh jadi hyung sudah suka dengan Wookie hyung, ya?”

Yesung berdecak malas, Kyuhyun ini masih saja berpura-pura. Ia mengacak surai Kyuhyun lalu beranjak dari sofa. Ia berniat membersihkan diri.

“Kau berniat mengenalkanku padanya tidak sih? Aku kan tidak sepertimu yang suka sekali bermain-main dengan perasaan orang,” ujar Yesung lalu setelahnya terdengar suara derit pintu.

Meninggalkan Kyuhyun sendiri diruang televisi.

..

..

“Sudah tidak penasaran lagi kan?”

Suara Yesung membuat pergerakan tangan Ryeowook terhenti. Saat ini ia sedang menutup jendela kamar. Ryeowook berjengit ketika angin menerpa tubuhnya, padahal ini masih musim gugur.

Ia sengaja tidak menyalahkan AC dan memutuskan membuka jendela kamar. “Biarkan udara sore memasuki kamarmu, hyung. Pasti lebih sejuk nanti.” ujarnya sebelum Yesung memperlihatkan sebuah fotonya bersama Kyuhyun.

“Kau benar-benar hyung. Kenapa tidak mencari alasan lain?”

“Kau mau hyung bohongi?”

“Tentu saja tidak!”

“Lalu kenapa menyuruh hyung mencari alasan lain, eoh?”

“Hyung benar-benar cinta padaku tidak sih?”

“Tentu saja, cinta. Cinta sekali malah.”

Yesung menggelengkan kepala melihat reaksi Ryeowook. Walau sudah 1 tahun menjalin hubungan, kedua pipi kekasih mungilnya terlihat rona merah muda yang samar hanya karena kata cinta yang ia ucapkan.

Yesung menautkan jemari mereka dan membawa kekasihnya itu kedalam pelukannya. “Hyung itu suka, sayang dan cinta sekali padamu, baby. Jika tidak cinta, mana mau hyung direpotkan olehmu, hmm?”

Ryeowook mendorong dada Yesung, menjauhkan tubuhnya lalu tatapan mereka bertemu dan matanya menyipit tajam. “Jadi aku merepotkan ya?”

“Hmm, merepotkan dan berisik”

“Ap-

Cup!

Kecupan lembut diberikan Yesung pada bibir mungil Ryeowook saat ia melihat kekasihnya akan menjawab ucapannya. “Yang harus kau pikirkan saat ini adalah tentang kita. Tidak peduli bagaimana hyung tahu tentangmu,” ucap Yesung saat Ryeowook masih menatapnya diam.

Ryeowook menggigit bibir bawahnya, jantungnya berdebar tak karuan. Kyuhyun lagi-lagi benar, walaupun Yesung tak banyak bicara tapi disaat tertentu, kata-katanya bisa sangat kejam.

Iya kejam.. Kejam sekali hingga saat ini membuat dada Ryeowook terasa sesak.

Jantungnya saat ini berdebar menggila, tapi bukan karena Ryeowook sakit. Jantungnya berdebar lebih kencang karena rasa bahagia.

Bahagia karena bisa mengenal Yesung, menjadi kekasihnya, dan mendengar kata cintanya yang sangat jarang terucap.

Yesung memeluknya kembali, “Mengenalmu adalah salah satu hal terindah dalam hidupku,” ujar Yesung dan kemudian Ryeowook membalas pelukan itu dengan lebih erat.

.

.

.

Semoga kalian ga kecewa dengan chap ini.

Semoga YeWook momentnya bisa kalian rasakan, karena aku aja nulisnya sambil senyum-senyum ini.

Semoga YeWook makin banyak moment.

Dan untuk kalian yang masih setia dengan pasangan ini, jangan lupa vitamin buat aku yaaa

.

.

Last,

Wanna give me a Review…??

Iklan