Enno KimLee Presents

“Home”

Main Cast : YeWook

Slight : Kyuhyun

Rate : T+

Warn : BoyxBoy, drama, fluffy, alur sesuka hati

Don’t Like..?? Don’t Read..!!

If you’ve read, please leave a comment

It’s easy, Right?

No CoPas.. Okeh..

.

.

.

“Jangan menatapku seperti itu, hyung,” ujar Ryeowook saat lelaki yang duduk disampingnya hanya diam dan menatapnya intens.

Saat ini ia duduk bersandar di sofa. Ryeowook sedang mengistirahatkan tubuhnya yang hari ini terasa lelah sekali. Baru tiba dirumah pukul tujuh malam, tidak seperti biasanya yang tiba pukul lima sore.

“Kyuhyun merepotkanmu, hmm?”

Ryeowook menoleh dan menyipitkan mata pada lelaki disampingnya.

Cup!

Ryeowook memejamkan matanya saat kecupan lembut diterima dipipi kanannya.

“Kau terlihat kelelahan, Ryeong. Hyung tidak mau kau sampai sakit.”

Ryeowook langsung memeluk pinggang Yesung ketika kekasihnya menegakkan tubuhnya. Oh, Ryeowook tidak mau jika kekasihnya ini sampai marah hanya karena Kyuhyun meminta ditemani mencari apartement yang letaknya tidak jauh dari kampus mereka.

Hyung, mau kemana?,” Ryeowook bertanya karena saat ini, Yesung berdiri dihadapannya dengan ia yang masih belum melepas pelukannya.

Ryeowook mendongakkan kepalanya, menatap sang kekasih dengan penasaran. Pasalnya, Yesung sedang berusaha melepaskan pelukannya.

“Mau mengambilkanmu jus jeruk dikulkas,” ujar Yesung seraya mengusap lembut surai hitam Ryeowook.

Ryeowook mengedipkan mata bulatnya mendengar jawaban Yesung. Perlahan ia melepas pelukan itu lalu berdiri di hadapan Yesung, membuat lelaki itu mengernyitkan kedua alisnya.

“Aku akan membersihkan diri. Tak usah mengambilkanku minum, hyung duduk saja,” ujar Ryeowook lalu berjalan ke kamar tidurnya.

Meninggalkan Yesung yang kini menggelengkan kepala melihat Ryeowook yang kini berlari kecil di depan sana.

..

..

Ryeowook menatap bayangan wajahnya di cermin kamar mandi, lalu tersenyum. Kini wajahnya sudah segar setelah membersihkan diri.

Ryeowook melangkahkan kakinya menuju lemari pakaian dan memperhatikan baju yang tergantung disana. Sepertinya kaos putih dan celana training hitam yang dibelinya bulan lalu belum sempat ia pakai, jadi ia mengambilnya dan segera memakainya.

Tak ingin membuat Yesung lama menunggu, ia segera keluar kamar dengan senyum dibibirnya. Pasti hyungie suka dengan penampilanku ini, pikir Ryeowook.

Yesung langsung menoleh ketika mendengar suara pintu. Ia menghela napas memperhatikan Ryeowook, kekasihnya kini terlihat segar dan imut dengan tampilannya yang seperti itu.

“Duh ingin mendekapnya erat,” pikir Yesung.

Ryeowook sedikit bingung melihat reaksi kekasihnya itu. Yesung menghela napas panjang?. Menurut Ryeowook, penampilannya sudah oke loh. Jadi kenapa Yesung seperti tak suka?

“Ryeong,” Yesung memanggilnya saat ia melihat Ryeowook menghentikan langkah.

“Apa aku terlihat aneh dengan pakaian ini, hyung?”

“Huh?”

Yesung masih menatapnya, tanpa menjawab pertanyaannya. Kekasihnya itu hanya berkata ‘huh’.

Oh, sepertinya memang baju ini tak cocok untukku,” pikir Ryeowook.

“I-”

“Aneh ya? Oke, aku akan menggantinya”

Ucapan Yesung tak tersampaikan, karena kini Ryeowook sudah kembali masuk ke kamarnya setelah memotong ucapannya.

..

..

“Baby~” panggil Yesung saat Ryeowook tidak juga keluar dari kamarnya padahal sudah 10 menit berlalu.

Yesung kembali bersandar di sofa dan 3 detik kemudian berdecak. Oh, ia mengerti sekarang. Ryeowooknya salah paham atas reaksinya tadi.

Yesung paham sifat Ryeowook, ia butuh waktu sendiri untuk menghilangkan kekesalannya. Tapi untuk kali ini, Yesung tidak akan memberikan waktu untuk kekasihnya itu. Maka ia beranjak dari duduknya dan menuju kamar mereka.

Tok.. Tok..

Hyung masuk ya,” ujar Yesung dan membuka pintu kamar.

Yesung tersenyum melihat pemandangan di depannya dan melanjutkan langkahnya. Perlahan ia menarik selimut yang menutupi seluruh tubuh Ryeowook. Tapi dengan cepat Ryeowook kembali menariknya hingga sebatas telinga, memperlihatkan pucuk kepalanya.

“Jangan dibuka,” lirih Ryeowook.

“Kenapa tidak boleh dibuka?”

“Aku belum mengganti baju.”

Ryeowook memejamkan mata saat mendengar Yesung tertawa. Beberapa saat kemudian, ia merasakan ranjang berdecit pelan.

Yesung membaringkan tubuhnya tepat dibelakang Ryeowook dan kemudian memeluknya. Membuat punggung Ryeowook dan dada Yesung bersentuhan walau terhalang selimut.

“Maaf, bukan maksud hyung menertawakan penampilanmu,” Yesung berbisik ditelinga Ryeowook.

“Lalu kenapa hyung tertawa eoh?”

“Melihatmu terbungkus selimut, seperti kepompong saja,” jawab Yesung dan suara tawanya kembali terdengar.

..

..

“Uuh~,” Ryeowook menggeliat, mencoba menjauhkan Yesung darinya.

Yesung melepas pelukannya dan Ryeowook berbalik, menghadapnya. “Kau tak perlu mengganti bajumu, sayang. Hyung suka. Kau terlihat imut dengan tampilan seperti itu.” jelas Yesung.

“Lalu kenapa tatapan hyung tadi itu seperti tidak suka?.”

Yesung menganggukkan kepalanya, benarkan kekasihnya ini salah paham. “Sensitif sekali sih, kau pasti kelelahan kan?,” ujar Yesung.

Ryeowook menghela napas dan menatap mata Yesung kemudian berkata, “Kyu memintaku tinggal bersamanya beberapa bulan saja.”

Yesung merapihkan helaian rambut di kening Ryeowook sebelum memberinya kecupan lembut disana. Sepupu kekasihnya itu benar-benar menyusahkan.

“Sayang, kau kan sudah tinggal bersama hyung. Rumah ini, kau sendiri yang memilihnya loh.”

“Aku menolaknya hyung tapi sebagai gantinya nanti Kyu yang akan menginap disini tiap akhir pekan.”

Yesung melepas pelukan mereka lalu duduk bersandar pada kepala ranjang. Ia mengulurkan tangan saat Ryeowook menatapnya. Kekasihnya itu menyibak selimut dan menyambut uluran tangannya.

“Rumah ini cukup untuk kita bertiga, sayang. Asal Kyuhyun tidak merepotkanmu, hyung tidak masalah.”

Kini mereka duduk bersisian dengan Yesung yang merangkul bahu Ryeowook. Jemari mereka yang bebas, kini saling bertaut. Ini adalah posisi favourite keduanya.

“Bukan masalah merepotkanku, hyung. Hanya saja..-

Ryeowook menghentikan ucapannya. Kini ia menatap Yesung lalu melepas tautan jemari mereka.

Yesung sungguh terkejut dengan sikap kekasihnya ini. Ryeowook kini sudah duduk diatas kedua pahanya dan memeluknya erat. Dan belum sempat Yesung mengeluarkan suaranya, Ryeowook sudah mengatakan sesuatu yang membuat hatinya menghangat.

Perlahan, Yesung membalas pelukan itu dan berkata, “Tentu saja rumah ini milik kita”

.

.

.

“Rumah ini milik kita. Rumah yang ingin kutempati hanya dengan hyung. Rumah kita tanpa ada Kyu didalamnya.”

.

.

..The End..

.

.

Semoga YeWook momentnya ngena ya, karena aku aja nulisnya sambil senyum-senyum ini.

Dan untuk kalian yang masih setia dengan pasangan ini, jangan lupa vitamin buat aku yaaa

.

.

Last,

Wanna give me a Review…??

Iklan